Pencaharian di Buaya Di sungai Unnyi Desa Pakkasalo kecamatan Dua Boccoe akhirnya membuahkan hasil.
Perburuan ini dipimpin Camat Dua Boccoe Andi Muslam.
Selain warga empat desa di Dua Boccoe, camat melibatkan pawang buaya, anggota Polsek Dua Boccoe, dan Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin).
“Buayanya hari ini muncul setelah dipancing itik," kata Iwan sapaan Irwan Idrus.
Iwan menyampaikan, warga sekitar resah sehingga harus berburu buaya penghuni Salo Unnyi (Sungai Unnyi).
Jangankan hewan ternak sering menghilang, pekan lalu, warga Pakkasalo, Bonci (60), tewas di sungai ini dan warga menduga kuat: buaya pelakunya.
“Banyak ternak yang menurut warga dimakan buaya, paling parah, Bani kasihan, meninggal, itulah warga turun,” ujar Iwan, pria asal Kecamatan Cenrana Bone itu.
Berkat kerjasama pemerintah, aparat setempat dan masyarakat kabupaten bone,sekitar siang pukul 14.00, 25 Februari 2016, buaya yang telah menelan korban ini akhirnya tertangkap.
Buaya yang panjangnya 4,5 meter. Diitangkap setelah ditembak bertubi-tubi oleh tim pemburu. sebagian peluru mengenai sasaran tepatnya di bagian kepala dekat mata buaya tersebut.
Ratusan warga memadati area penangkapan buaya tersebut karena rasa penasaran dengan seberapa besar ukuran binatang ini yang telah menimbulkan korban jiwa.
Pengawasan di sepanjang sungai unnyi ini harus diperketat karena tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa lagi buaya yang justru lebih besar dibandingkan dengan yang telah ditangkap warga. diharapkan kepada warga sekitaran sungai unnyi agar lebih waspada terhadap aktivitas di sungai tersebut. jika terlihat gerakan buaya lagi disungai tersebut maka harap segera langsung melaporkannya ke pemerintah setempat guna antisipasi korban sejak dini.